Ini adalah cara Allah menggambarkan kasih. Allah adalah seperti yang
digambarkan itu, dan orang Kristen perlu menjadikan ini sebagai tujuan
mereka (walaupun selalu dalam proses). Ekspresi yang paling utama dari
kasih Allah dikomunikasikan kepada kita dalam Yohanes 3:16 dan Roma 5:8.
”Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah
mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya
kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes
3:16). “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena
Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa” (Roma 5:8).
Dari ayat-ayat ini kita bisa melihat bahwa Allah sangat menginginkan
kita bersama-sama dengan Dia dalam rumahNya yang kekal, Surga. Dia telah
membuka jalan dengan membayar harga dosa-dosa kita. Dia mengasihi kita
karena Dia memilih untuk melalukan hal itu. ”Hati-Ku berbalik dalam
diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak” (Hosea 11:8). Kasih
mengampuni. “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil,
sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari
segala kejahatan” (1 Yohanes 1:9).

ini adalah beberapa bukti bahwa Allah adalah Kasih.Gambaran singkat mengenai kasih ini mengungkapkan hidup yang tidak
mementingkan diri sendiri, sesuatu yang bertentangan dengan hidup
mementingkan sendiri dari dunia ini. Yang luar biasa, Tuhan telah
memberikan kepada mereka yang menerima AnakNya, Yesus, sebagai
Juruselamat mereka dari dosa, kemampuan untuk mengasihi sebagaimana Dia
mengasihi. Dia memberikan ini melalui kuasa Roh Kudus (lihat Yohanes
1:12; 1 Yohanes 3:1, 23, 24). Suatu tantangan dan hak istimewa yang
luar biasa!

